Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mengaktifkan Secure Boot Windows 10

Cara Mengaktifkan Secure Boot Windows 10

Cara Mengaktifkan Secure Boot di Windows 10 | Windows 11 akhirnya resmi diluncurkan dan menghadirkan banyak fitur yang tidak pernah dibawa oleh sistem operasi Windows lainnya. Dengan Windows 11 telah diumumkan dan Microsoft mengungkapkan persyaratan sistem minimum untuk OS, sebagian besar pengguna pada sistem yang lebih lama memiliki beberapa keraguan seperti apakah PC telah mengaktifkan Secure Boot dan apakah mereka mengaktifkan TPM atau tidak.

Meskipun Agan selalu dapat menginstal Windows 11 secara paksa tanpa mengaktifkan Secure Boot, namun Microsoft tidak menyarankan melakukannya karena berbagai alasan. Terlepas dari berbagai alasan mengapa Agan ingin menonaktifkan atau mengaktifkan Secure Boot, tetapi sekarang mulai dari Windows 10 Agan harus mengaktifkan Secure Boot setiap saat.

Di sini Agan dapat menjelajahi segala sesuatu tentang cara mengaktifkan Secure Boot, cara memeriksa status Secure Boot pada PC Agan, dan bagaimana Agan dapat mengaktifkan Secure Boot pada PC Windows 10 Agan untuk update ke Windows 11.

Baca juga: Cara Mengatasi Error "This PC can't run Windows 11"

Apa itu Secure Boot?

Untuk memahami Secure Boot, pertama-tama Agan harus memahami dua komponen utama, BIOS (Basic Input/Output System) dan UEFI (Unified Extensible Firmware Interface). Keduanya adalah firmware atau bisa dikatakan perangkat lunak yang diinstal oleh produsen prosesor untuk membantu Agan memuat sistem operasi di komputer Agan bersama dengan sejumlah besar fungsi lainnya.

UEFI lebih modern daripada sistem BIOS, karena yang pertama telah ada sejak 1980-an, tidak diragukan lagi ada ruang lingkup perbaikan di sana. USP UEFI mencakup dukungan untuk hard drive yang lebih besar (karena BIOS tidak dapat mem-boot OS dari hard disk di atas 2,1 TB), waktu boot yang lebih cepat, kenyamanan GUI, dukungan kursor mouse (Dengan BIOS Agan hanya dapat menavigasi menggunakan keyboard di tingkat menu firmware), dan tentu saja, keamanan yang lebih baik yang mencakup mekanisme Secure Boot.

Tugas Secure Boot adalah memastikan bahwa hanya sistem operasi dan perangkat lunak terverifikasi yang dapat memuat untuk membantu komputer melakukan boot, dan menolak akses jika seandainya ada malware atau perangkat lunak yang tidak terverifikasi mencoba memuat sendiri bahkan sebelum komputer dimulai.

Untuk mencapai fungsionalitas tersebut, perangkat lunak/sistem operasi terverifikasi yang perlu diluncurkan pada saat booting ditandatangani dengan kunci publik/pribadi untuk firmware UEFI. Pada saat boot, Secure Boot memeriksa kunci tersebut dengan UEFI dan mengizinkan akses ke kunci tersebut jika telah "whitelisted" oleh UEFI. Windows 10 dibekali dengan sertifikat seperti itu untuk UEFI, yang berfungsi sebagai kunci untuk mengizinkannya pada saat boot up.

Karena sekarang Agan memahami dasar-dasar Secure Boot, mari pelajari cara mengetahui apakah Secure Boot telah diaktifkan di PC Agan atau belum.

Cara memeriksa Status Secure Boot

Untuk memeriksa status Secure Boot pada sistem Agan, lakukan hal berikut:

1. Tekan tombol Windows+R bersama-sama untuk membuka kotak dialog Run.

2. Ketik msinfo32 dan tekan enter.

Cara Mengaktifkan Secure Boot Windows 10-1

3. Ini sekarang akan membuka jendela System Information. Jendela ini menunjukkan kepada Agan semua detail sistem.

4. Cari Status Secure Boot.

5. Jika nilainya diatur ke ON, maka Secure Boot diaktifkan. Jika nilainya OFF, Agan harus mengaktifkan Secure Boot untuk Windows 11.

Cara Mengaktifkan Secure Boot Windows 10-2

Cara Mengaktifkan Secure Boot dari Pengaturan BIOS

Agar bisa update ke Windows 11, Agan harus mengaktifkan Secure Boot terlebih dahulu pada PC atau laptop Windows 10 Agan. Karena ini merupakan salah satu persyaratan yang disarankan oleh pihak Microsoft sendiri. Langsung saja berikut langkah-langkah cara mengaktifkan Secure Boot di WIndows 10:

Note: Tombol pintasan yang tercantum di bagian ini untuk mengakses Menu BIOS adalah untuk PC/laptop Dell. Berbagai produsen memiliki tombol pintasan yang berbeda untuk mengakses dan menavigasi menu, silakan merujuk ke manual PC Agan atau periksa situs web produsen untuk mengetahui kunci khusus untuk PC Agan.

1. Untuk membuka pengaturan BIOS, matikan PC Agan dan hidupkan kembali. Kemudian, segera setelah Agan melihat logo Boot di layar Agan, tekan tombol F12 pada keyboard Agan. Agan mungkin melihat indikator di layar saat PC siap untuk masuk ke Menu BIOS.

2. Selanjutnya, pilih opsi "BIOS Setup" dari layar dengan menavigasi dari tombol panah keyboard Agan atau dengan menggunakan hotkey jika ditampilkan di layar Agan.

3. Setelah itu, dengan mouse klik opsi "Secure Boot". Jika BIOS Agan tidak mendukung kursor mouse, navigasikan ke sana menggunakan tombol panah dan tekan Enterpada keyboard Agan.

Cara Mengaktifkan Secure Boot Windows 10-3

4. Kemudian, buka opsi "Secure Boot Enable" menggunakan tombol mouse atau panah pada keyboard mesin Agan.

5. Pada layar "Secure Boot Enable", tekan tombol panah bawah untuk menyorot opsi "Enabled" lalu tekan tombol Spacebar untuk memilihnya. Agan juga dapat menggunakan kursor mouse untuk memilih opsi "Enabled".

Cara Mengaktifkan Secure Boot Windows 10-4

6. Setelah memilih opsi "Enabled", klik tombol "Apply" menggunakan tombol mouse atau panah, kemudian tekan tombol Enter untuk mengonfirmasi perubahan.

7. Terakhir, sekarang gunakan opsi "Exit" untuk keluar dari pengaturan BIOS. Opsi Secure Boot sekarang telah diaktifkan di PC Agan.

Setelah keluar dari pengaturan BIOS, komputer Agan akan melanjutkan proses start-up Windows 10 dan Agan akan mengaktifkan Secure Boot di PC Agan.

Demikianlah tutorial cara mengaktifkan Secure Boot Windows 10. Saya harap artikel ini membantu Agan! Terima kasih atas kunjungannya dan jangan lupa jika artikel ini dirasa bermanfaat, silahkan share juga ke teman-teman Agan yach.